
Invalid Date
Dilihat 36 kali

Hari Desa merupakan momentum penting yang dihadirkan untuk menegaskan peran strategis desa sebagai fondasi pembangunan Indonesia. Setiap kali peringatan ini tiba, bukan hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menilai perkembangan, mengevaluasi kebijakan, dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun desa yang mandiri, berdaya, dan berkelanjutan.
Hari Desa ditetapkan sebagai hari yang memberi penghargaan terhadap kontribusi desa dalam memperkuat struktur sosial, ekonomi, dan budaya bangsa. Lahirnya Hari Desa tidak terlepas dari perjalanan panjang pembangunan desa sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, sebuah regulasi yang menjadi tonggak kebangkitan desa di Indonesia.
UU Desa membawa perubahan besar: desa tidak lagi sekadar unit administratif, tetapi menjadi entitas yang memiliki kewenangan penuh untuk mengatur akar pembangunan sesuai potensi lokal. Sejak saat itu, berbagai program lahir—mulai dari Dana Desa, pendampingan, hingga penguatan partisipasi masyarakat. Hari Desa kemudian hadir sebagai bentuk perayaan dan pengakuan atas capaian tersebut.
Peringatan Hari Desa juga menjadi momentum nasional yang mendorong sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintahan desa dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Secara filosofi, Hari Desa membawa tiga pesan utama:
Hari Desa mengingatkan bahwa desa memiliki kapasitas untuk berkembang berdasarkan kekuatan sendiri—baik potensi alam, SDM, maupun budaya lokal. Kemandirian bukan berarti menutup diri, tetapi mampu berdiri kokoh dalam menghadapi perubahan zaman.
Desa adalah ruang dimana nilai gotong royong hidup paling kuat. Filosofi ini menggarisbawahi pentingnya kerja bersama antara pemerintah desa, lembaga masyarakat, pemuda, perempuan, dan seluruh lapisan warga.
Hari Desa juga menegaskan bahwa pembangunan desa harus berkelanjutan—tidak menghabiskan sumber daya, tetapi memastikan desa tetap kuat untuk generasi mendatang. Ini mencakup pengelolaan lingkungan, ekonomi kreatif, hingga tata kelola pemerintahan yang transparan.
Peringatan Hari Desa Tahun 2026 bukan hanya selebrasi, tetapi juga ajakan untuk memperkuat komitmen bersama membangun desa yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Dengan memahami sejarah, filosofi, dan makna logo yang diangkat tahun ini, seluruh masyarakat desa diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam setiap proses pembangunan.
"Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan, Untuk Indonesia"
Mari terus bergerak bersama untuk desa yang lebih baik!
Bagikan:

Desa Barowa
Kecamatan Bua
Kabupaten Luwu
Provinsi Sulawesi Selatan
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini